Welcome ReadeRsTood,u in My Blog now..

BROKEN DREAM


Hari ini matahari tenggelam dengan sempurna cahayanya lepas menerjang keseluruh penjuru,indah banget!..tanpa sadar ku alihkan pndangan pada suatu hal yang menarik untuk ku ceritakan.sebutlah namanya Sonya gadis 17 tahun yang penuh dengan kepolosan selalu tersenyum dan tak pernah merasakan kejamnya Hati.

Sore itu Ia berjalan pulang menggunakan seragam kebanggaannya ,iiiiihh…liat deh senyumnya manis bange!..meski ia nggak cantik tapi Ia punya hati yang nyaman untuk semua orang.”Tulilut…tulilut” ,suara rington hp Sonya.Ia mengeluarkan Handphonenya,” nomor siapa nih”Tanya nya pelan …878,”Ah EGP”.Ia terus berjalan hingga hamper mencapai tikungan dekat rumahnya.

“Assalamu’alaikum”

“Waalaikumsalam”,jawab Nenek nya pelan.

“kok baru pulang Tanya nenek nya”

“Biasa Nek aku khan orang sibuk”,jawabnya sambil mrenges.

“dasar bocah seneng banget kalau bercanda”,gumam neneknya pelan.

“Maem sana

“okre”

Beberapa hari ini Sonya baru banyak masalah,dia baru aja ditembak cowok,seneng sih benernya karena ternyata masih ada cowok yang mau sama dia.Tapi tidak demikian buat Sonya ,pikirannya selalu dipenuhi rasa minder atau sering disebut dengan rasa nggak PD,dia merasa Dia gak pantas buat orang selama ini Dia sayang.Jadi ya hubungannya masih ngambang.

Sore itu ada kabar kalau “Kakaknya” sakit, itu sebutan buat temen dekatnya.Langsung Dia “call him”.

“Sore Kak”

“sore,tumben kamu telephon”

“Iya ni,kata nya kakak sakit,gimana?”

“Iya tapi gak parah kok,Cuma Tipus aja trus ni baru dirawat,Adek kesini ya!

Kakak pengen ketemu Adek sekarang.”

“bukannya gak mau Kak tapi besok aku mesti keluar kota,maaf ya Kak!

Adek sayang banget ma Kakak.”

“Ya udah kalau Adek gak bisa ,Kakak gak papa kok.Ati-ati ya.”

“Makasih Kak,Aku selalu berdoa buat Kakak Moga-moga Kakak cepat sembuh dan bisa kuliah lagi.”

“Ya Udah sekarang Adek istirahat aja ya,dah malem,good night!”

“Malem juga Kak met istirahat ya!”

“Tut..tut..”.Seketika Sonya mengakhiri panggilannya.

Maaf Kak sebenarnya Aku Cuma belum siap buat ketemu Kakak,Ku takut Kakak khan berubah pikiran setelah melihat keterbatasan ku.Matanya mulai terlihat sayup kelelahan ,malam menyelimuti tidurnya.Ia selalu berharap Kak Andi bisa menerima kekurangannya.

Cukup larut malam,kembali terdengar suara rington hp Sonya.”Siapa ya?”,Tanyanya pelan.Beberapa menit kemudian diterima sebuah sms.

“Mlm ni sp ya,rumah km mn?blh tau khan”

“Lho ni kok km yg Tanya?ni yang sp?ank mn?”

“Kenalin nama ku Iras,dari Pemalang nih,km ce ya!”

“Yoi,kq tw sih,jauh bngt!serius nih!”

“Inggih Mbak,km sklh,krj,atw kuliah?”

“scuL,wonten nopo Mas badhe pados sekolah nopo?”

“Mboten lah Mbak,Eh Mbak asmane sinten?”

“Sonya,Abang sndri sklh,kuliah tw krj?”

“aku ngajar,Nya”

“wah asyik donk dah dari dulu q pngn bngt jd guru,doa khn y!!”

“lho knp pngn jd guru?guru khn gaji nya kecil,knp gak jadi istrinya guru aja khn lbh enak…he2x!!”

“Mau sih tp khn enak jd guru,seorang guru khn mendapat peringkat 5 masuk surga,y khn?”

“ Bener sih,ya deh aku doa in,tidur sana slm knl y!!”

“Mlm”

Sonya masih terpikir dengan perkenalannya malam itu,ia masih merasa penasaran dengan Iras.”kok aku jadi peduli banget sih sama dia sedangkan Kak Andi sakit,udahlah!”,ungkapnya pelan.seminggu sudah Kak Andi sakit sekarang ia sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit,tapi hubungan mereka mulai memburuk karena beberapa hal yang terlalu di besar-besarkan.

Andi menghilang dari kehidupan Sonya,hal itu membuat Sonya terpukul.Ia masih belum bisa menerima kepergian Andi,Ia masih merasa rindu dengan gurauan nya ,rindu dengan suaranya,wajah polosnya,senyum manisnya,dan segala yang pernah ia berikan pada Sonya.Aku tau dengan jelas siapa Sonya ia gadis yang tidak akan mudah melupakan seseorang yang pernah tinggal di hati nya dan ia amatlah menyayangi orang-orang yang ada di sekitarnya.Ini lah pertama kalinya Sonya merasa amat kehilangan,kehilangan seorang yang paling ia sayangi hatinya begitu terpukul .Ia berusaha melupakan Andi cowok yang pernah mengisi hatinya.Suasana hening selalu menjadi kawan dekat nya,angin malam menjadi sumber inspirasinya meraih mimpi-mimpinya.

Meski Ia merasa sangat payah tapi Ia harus mengguatkan hati dan berusaha keras berdiri tegak menggapai impiannya.Malam itu sekitar pukul 20.00 WIB dietrima panggilan dari Iras dengan nomor yang berbeda sama persis dengan nomor Sonya.

“Mlm,Son lagi ngapani?”

“Lagi sedih nih”

“Kenapa?kok rame banget sih baru ada teman-teman mu ya?”

“nggak kok ni baru dengerin mp3”

“gak usah sedih khan masih ada aku,hehe....”

“Em...maaf ni siapa ya?”

“Masak lupa sih Son ni Iras,dah ingat belum?ketawa donk!”

“O...Iras! Iya ni pengennya ketawa tapi kok sulit banget ya mau buka mulut..”

“Di rumah sama siapa?mlm minggu gak keluar po?”

“gak ah,ku lagi sakit nih! Ni sama nenek ku,sepi banget.O,ya Ras nomor hp kamu kok hampir sama punya ku sih gimana cerita nya”

“He..he,gini beberapa minggu yang lalu aku ada tour ke Jogja kebetulan gak ada pulsa trus beli nomor,nah ku iseng-iseng coba-coba misscall,Eh nyambung deh”

“Ih kok kayak cerita sinetron sih,hehe...jadi gitu ya”

“Nah gitu donk senyum khan cantik,istirahat dulu sana! Met bobok ya!”

“Ya udah met istirahat juga ya,malam..”

“Malam Sonya...(tut..tut..)”

Sejak saat itu sepertinya Sonya mulai menaruh perhatian pada Iras,mereka sering bercanda bersama hingga Sonya dapat mulai melupakan kesedihan nya.Hari itu tanggal 2 Desember Iras mengutarakan perasaannya pada sonya,meski sudah berkali-kali ia berusaha keras agar bisa mendapatkan tempat terindah di hati Sonya.

Dan akhirya Sonya dapat menerima ungkapan Iras…..Entah kenapa Sonya segera menerimanya tanpa berfikir ulang.

To be continued

0 komentar: